Sunday, 1 June 2014

INDAH PUSPITASARI (NIM : 201410102016) ANATOMI FISIOLOGI ORGAN REPRODUKSI WANITA



ANATOMI FISIOLOGI ORGAN REPRODUKSI WANITA

Genetalia
Organ-organ yang membentuk alat reproduksi perempuan dibagi menjadi 2 bagian, yaitu :
a.      Genetalia eksterna (bagian luar)






1)      Mons veneris
Bagian yang menonjol dibagian simpisis pubis dan terdiri dari jaringan lemak. Setelah pubertas mons veneris ditumbuhi rambut, hal ini merupakan tanda pubertas sekunder. Fungsi dari rambut pubis selain untuk mencegah kuman atau infeksi.
2)      Labia mayora (bibir besar)
Terdiri dari bagian kiri dan kanan, berbentuk lonjong mengecil kebawah ke belakang. Bertemunya kedua labia mayora membentuk komisura posterior.
3)      Labia minora (bibir kecil)
Suatu lipatan tipis dari kulit sebelah dalam labia mayora. Kedua lipatan tersebut kiri dan kanan bertemu diatas preputium klitoridis dan di bawah klitoris.
4)      Klitoris
Suatu organ yang kecil terletak di atas labia minora. Ukurannya kira-kira sebesar kacang hijau sampai sebesar kacang kedelai. Klitoris ini sangat sensitive.
5)      Vestibulum
Rongga yang sebelah lateral dibatasi oleh kedua labia minora.Introitus vagina juga terdapat di daerah vestibulum.
6)      Hymen (selaput dara)
Batas/secret antara genetalia eksterna dan interna, hymen berupa selaput yang menutupi introitus vagina, biasanya hymen berlubang dengan bentuk berbeda-beda dari semilunaris (bulan sabit) sampai yang berlubang-lubang.
7)      Perineum
Terletak diantara vulva dan anus. Perineum mempunyai susunan otot-otot dan susunan saraf serta pembuluh darah.
b.      Genetalia interna (bagian dalam)






1)      Vagina (liang senggama)
Liang atau saluran yang menghubungkan vulva dengan rahim, terletah diantara kandung kencing dan rectum.
Fungsi vagina :
a)      Sebagai saluran ke luar yang dapat mengalirkan darah haid dan sektret dari uterus.
b)      Sebagai tempat koitus
c)      Sebagai jalan lahir dari janin
2)      Uterus (rahim)
Uterus bentuknya seperti buah alpukat.
Fungsi utama uterus :
a)      Setiap bulan berfungsi dalam pengeluaran darah haid dengan adanya perubahan dan pelepasan dari endometrium
b)      Tempat janin tumbuh dan berkembang
c)      Tempat melekatnya plasenta
d)     Pada kehamilan, persalinan dan nifas mengadakan kontraksi untuk lancarnya persalinan dan kembalinya uterus pada saat involusi.
3)      Tuba falopii (saluran telur)
Tuba falopii terdiri dari 4 bagian :
a)      Pars interstisialis
Bagian tuba yang berjalan dalam dinding uterus mulai dari ostium tube
b)      Pars ismika
Bagian tuba setelah keluar dari dinding uterus, merupakan bagian tuba yang lurus dan sempit
c)      Pars ampularis
Bagian tuba antara pars ismika dan infundibulum, merupakan bagian tuba yang paling lebar dan berbentuk S (tempat konsepsi).
d)     Infundibulum
Ujung dari tuba dengan rumbai-rumbai (fimbrae) untuk menangkap ovum yang matang.
Fungsi tuba falopii :
a)      Sebagai saluran telur dengan menangkap dan membawa ovum yang dilepaskan dari ovarium ke uterus
b)      Tempat terjadinya konsepsi (pembuahan)

4)      Ovarium (indung telur)
Ovarium ada dua, terletak di kiri dan kanan uterus.Fungsi ovarium :
a)      Mengeluarkan hormone progesterone dan esterogen
b)      Mengeluarkan telur setiap bulan.
Semoga bermanfaat.. .

No comments:

Post a Comment