nama: Wahyu widayati
nim: 201410102038
SENAM NIFAS
(DEFINISI,TUJUAN, MANFAAT, GERAKAN)
A.
Senam
Nifas :
Terapi latihan gerak yang diberikan pada
ibu nifas
B.
Tujuan
Senam nifas:
Mengembalikan kekuatan otot-otot badan
supaya ibu sehat jasmani dan memulihkan kondisi fisik tubuh seperti semula atau
mendekati seperti semula.
C.
Manfaat
senam nifas:
- Mengembalikan kekuatan otot-otot badan (terutama pada rahim, vagina dan kandung kemih)
- Agar ibu post partum sehat dan bugar
- Untuk memperlancar buang air besar dan buang air kecil
- Mempertahankan sikap yang baik
D.
Akibat
jika senam nifas tidak dilaksanakan:
- Kekuatan otot ibu menjadi kurang dan kurang optimal
- Ibu post partum menjadi layu dan tidak segar
- Produksi ASI kurang lancar
- Sering menyebabkan sembelit dan gangguan pada saat kencing
- Sikap tubuh ibu kurang baik
E.
Kontra
indikasi senam nifas :
- Ibu post partum dengan komplikasi yang belum teratasi
- Ibu post partum dengan secsio sesarea (operasi)
F.
Sumber
:
Bobak, Lowdermilk & Jensen (2005). Buku ajar keperawatan maternitas.
Edisi 4. Jakarta : EGC.
G.
Gerakan
Senam nifas:
- Pernafasan Perut
Berbaring dengan lutut ditekuk. Tarik
nafas dalam-dalam melalui hidung. Pertahankan tulang iga tetap dan biarkan
perut mengembang ke atas. Keluarkan nafas secara perlahan, tetapi dengan
menggunakan tenaga sementara otot-otot perut berkontraksi; tahan selama 3 – 5
detik sambil mengeluarkan nafas. Rileks. Ulang sebanyak 10 kali.
- Pernafasan Perut Campuran dan Supine Pelvic Tilt
Berbaring dengan lutut ditekuk. Sambil
menarik nafas dalam, putar punggung bagian pelvis dengan mendatarkan punggung bawah
di lantai atau di tempat tidur. Keluarkan nafas dengan perlahan, tetapi dengan
mengerahkan tenaga sementara ibu sambil mengontraksikan otot-otot perut dan
mengencangkan bokong. Tahan selama 3-5 detik. Rileks. Ulang 10 kali.
- Sentuh Lutut
Berbaring dengan lutut ditekuk.
Sementara menarik nafas dalam, sentuhkan bagian bawah dagu ke dada. Sambil
mengeluarkan nafas, angkat kepala dan bahu secara perlahan dan
halus dan upayakan meyentuh lutut dengan lengan diregangkan . Tubuh hanya
boleh naik pada bagian punggung sementara pinggang tetap berada dilantai atau
ditempat tidur ( kira-kira 6 – 8 inchi). Perlahan-lahan ditururnkan
kepala dan bahu ke posisi semula. Rileks. Ulangi 10 kali.
- Angkat Bokong
Berbaring dengan bantuan lengan, lutut
ditekuk, dan kaki mendatar. Dengan perlahan naikkan bokong dan lengkungkan
punggung. Kembali pelan-pelan ke posisis semula.Rileks. Ulangi 10 kali.
- Memutar Satu Lutut
Berbaring di atas punggung dengan
tungkai kanan diluruskan dan tungksi kiri ditekuk pada lutut. Pertahankan
bahu datar, secara perlahan putar lutut kiri ke kanan sampai menyentuh lantai
atau tempat tidur dan kembali ke posisi semula, Ganti posisi tungkai, putar
lutut kanan ke kiri sampai menyentuh lantai atau tempat tidur dan kembali
ke posisi semula. Rileks. Ulangi 10 kali
- Memutar Dua Lutut
Berbaring dengan lutut ditekuk.
Pertahankan bahu mendatar dan kaki diam. Dengan penahanan dan halus putar
lutut ke kiri sampai menyentuh lantai atau tempat tidur. Pertahankan
gerakan yang halus, putar lutut kanan sampai meyentuh lantai atau tempat
tidur. Kembali ke posisi semula dan rileks. Ulangi 10 kali
- Putar Tungkai
Berbaring dengan kedua tungkai lurus.
Pertahankan bahu tetap datar dan kedua tungkai lurus, dengan perlahan dan halus
angkat tungkai kiri dan putar sedemikian rupa sehingga menyentuh lantai dan
tempat tidur disisi kanan dan kembali ke posisi semula. Ulangi gerakan ini
dengan tungkai kanan diputar sampai menyentuh lantai atau tempat tidur di
sisi kiri tubuh. Rileks . ulangi 10 kali.
- Angkat Lengan
Berbaring dengan lengan diangkat
sampai membentuk sudut 90 derajat terhadap tubuh. Angkat lengan bersama-sama
sehingga telapak tangan dapat bersentuhan. Turunkan secara perlahan.Ulangi 10
kali
No comments:
Post a Comment