Sunday, 1 June 2014

SENAM HAMIL ( FARIDA ARYANI) 201410102013



                                                                    SENAM HAMIL


  A.    PENGERTIAN
Senam hamil ialah suatu bentuk latihan guna memperkuat dan mempertahankan elastisitas dinding perut, ligament-ligament, otot-otot dasar panggul yang berhubungan dengan proses persalinan. Selain itu senam hamil juga merupakan terapi latihan gerak untuk mempersiapkan ibu hamil, secara fisik ataupun mental, untuk menghadapi persalinan yang cepat, aman dan spontan (Mochtar, 2006).
Senam hamil merupakan suatu usaha untuk mencapai kondisi yang optimal dalam mempersiapkan proses persalinan dengan cara dirancang latihan-latihan bagi ibu hamil (Maryuni & Sukaryati, 2011).

B.     ALASAN SENAM HAMIL ALASAN SENAM HAMIL
Menurut  Maryuni, 2011, senam hamil sebaiknya dilakukan oleh ibu hamil, dengan alasan antara lain sebagai berikut :
1) Senam hamil merupakan salah satu cara untuk membuat ibu hamil nyaman dan mudah dalam persalinan.
2) Senam hamil mengakibatkan peningkatan kadar norepineprin di dalam otak, sehingga meningkatkan daya kerja dan mengurangi rasa tegang.

C. MANFAAT ATAU TUJUAN SENAM HAMIL
Menurut  Maryuni, 2011, berikut ini adalah beberapa manfaat atau tujuan senam hamil, antar lain :
1) Menyesuaikan tubuh agar lebih baik dalam menyangga beban kehamilan.
2) Memperkuat otot untuk menopang tekanan tambahan.
3) Membangun daya tahan tubuh.
4) Memperbaiki sirkulasi dan respirasi.
5)Menyesuaikan dengan adanya pertambahan berat badan dan perubahan keseimbangan.
6) Meredakan ketegangan dan membantu relaks.
7) Membentuk kebiasaan bernafas yang baik.
8) Memperoleh kepercayaan dan sikap mental yag baik.

D. KONTRA INDIKASI SENAM HAMIL
Menurut  Maryuni, 2011, ada kriteria ibu hamil yang tidak diperkenankan untuk mengikuti latihan senam hamil. Ibu hamil tersebut adalah ibu hamil dengan :
1) Preeklamsia
2) KPD (Ketuban Pecah Dini)
3) Perdarahan trimester II dan trimester III
4) Kemungkinan lahir prematur
5) Incopeten serviks
6) Diabetes
7) Animea
8) Thyroid
9) Aritmia, palpitasi
10) Riwayat perdarahan
11) Penurunan dan kenaikan BB berlebihan.

E. PETUNJUK SENAM HAMIL SECARA RINGKAS
Menurut  Maryuni, 2011, petunjuk senam hamil antara lain:
1) Konsultasi/pemeriksaan kesehatan
2) Mulai umur kehamilan 28 mg
3) Ruangan nyaman, pakaian yang sesuai
4) Sesuaikan intensitas senam, bertahap, batas kemampuan
5) Minum
6) Lakukan secara teratur
7) Lakukan pemanasan dan pendinginan
8) Jangan menahan nafas selama latihan
9) Hentikan bila timbul keluhan
10) Bila dilakukan di Rumah Sakit, senam hamil dipandu dan terdapat
sosialisi.
F. MANFAAT SENAM HAMIL SECARA TERATUR DAN TERUKUR
 Menurut Salmah, 2002, manfaat senam hamil adalah:
1) Memperbaiki sirkulasi
2) Mengurangi pembengkakan
3) Perbaiki keseimbangan otot
4) Mengurangi resiko gangguan gastro intestinal, termasuk sembelit.
5) Mengurangi kram atau kejang kaki
6) Menguatkan otot perut
7) Mempercepat proses penyembuhan setelah melahirkan.

G. DAMPAK SENAM HAMIL
Menurut Maryuni, 2011 dampak senam hamil antara lain :
1) Pada saat gerakan paha bagian dalam dan panggul bawah tidak dilakukan maka yang terjadi terhadap proses persalinan akan lama karena ligamentum panggul tidak meregang dan otot paha dalam memendek dan lutut kaku.
2) Pada gerakan panggul Jika pinggang dan panggul kaku maka akan sukar bergerak saat hamil tua dan bayi akan terasa berat untuk dibawa, sering sakit pinggang karena otot punggung bawah dan abdomen tidak kuat dan kurang lentur.
3) Gerakan pada bagian atas panggul Jika pada bagian atas tubuh tidak terjadi kelenturan maka akan dapat terjadi sakit dan nyeri pada bahu dan lengan karena otot-otot tidak kuat dan tegang sehingga terjadi ketegangan pada leher dan bahu.
4) Gerakan pada bagian bawah tubuh Bila gerakan ini tidak dilakukan maka abdomen, punggung, dan otot pantat akan lemah dan punggung mudah sakit.
5) Pada saat melahirkan Jika tubuh jarang atau tidak pernah senam hamil maka tubuh bisa kaku dan pada saat melahirkan tidak mampu untuk mengambil posisi yang benar sehingga proses persalinan kurang lancar (Gill Thorm, 2002)
6) Mengatur pernafasan Jika tidak dapat mengatur pernafasan maka akan menghambat proses  persalinan sehingga bisa berlangsung lama dari seharusnya kemudian hal tersebut akan mengganggu suplai darah dan oksigen ke otak janin sehingga dapat menyebabkan rusaknya sel-sel otak pada janin dan akhirnya berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan anak. Salah satu cara memaksimalkan fungsi plasenta dan juga memperlancar proses persalinan ialah dengan senam hamil karena pengaruh senam hamil membantu ibu-ibu agar dapat melahirkan dengan baik dan membantu suplai makanan ke janin.





No comments:

Post a Comment