Saturday, 31 May 2014

Adinda Putri Sari Dewi



tauhid: prinsip utama integrasi ilmu
By: Adinda Putri Sari Dewi



Konsep Tauhid diambil dari kata “La Iiaha iIIallah yang berarti tidak ada tuhan melainkan Allah”. Tauhid ini juga telah menjadi prinsip paling dasar dari ajaran islam dan dalam kaitanya dengan concern tentang integrasi ilmu sehingga ia juga telah menjadi asas pemersatu atau dasar integrasi ilmu pengetahuan manusia.
Dalam perkembangannya, kata “La Ilaha illaallah” telah dipahami dan dirumuskan secara beragam oleh para teolog, fuqaha, sufi dan filisof. Para teolog dan fuqaha lebih mengartikan tauhid sebagai ”tidak ada tuhan yang wajib disembah kecuali Allah”. Namun sejalan dengan pendekatan filosofis, disini lebih dibahas tauhid dalam perspektif filosofis.
Adanya konsep tauhid sudah bisa menjadi bantahan terhadap paham yang tidak mengakui adanya tuhan. Sebagai sang kebenaran tentu tidak bisa dicapai melalui pengamatan indrawi semata, tetapi bisa dirasakan melalui penalaran (akal) karena kemampuannya menangkap hal-hal yang bersifat abstrak atau bisa juga melalui intuisi atau hati yang perolehan tertingginya adalah wahyu.
Dari konsep tauhid inilah, sekaligus menjadi basis integrasi ilmu. Keyakinan tentang keesaan tuhan, yang dalam penafsiran para filosofis sebagai wadah al wujud, yang berimplikasi akan keyakinan bahwa pemilik sejati alam ini adalah Allah semata. Berbeda dengan para teolog dan fuqaha mempunyai tafsiran sendiri tentang keesaan tuhan, bahwa tuhan itu harus lah simple, tidak boleh tersusun oleh apapun kecuali zat esensinya sendiri.
Meskipun begitu, pandangan yang lebih relevan dengan topik diatas sebenarnya adalah tafsir keesaan tuhan  menurut Mulla Sadra dalam apa yang biasanya disebut sebagai ajaran “wahdad al wujud” tentu saja ini diadopsi dari kaum sufi. Tetapi dari semua pandangan yang ada, konsep wahdah al wujud mulla sadralah yang menurut saya, paling cocok untuk dijadikan sebagai basis integrasi ilmu, terutama bagi status ontologis objek-objek penelitiannnya.


No comments:

Post a Comment