Saturday, 31 May 2014

POST PARTUM BLUES (ISMAULIDIA NURVEMBRIANTI)


POST PARTUM BLUES

 
Delapan puluh lima persen wanita mengalami gangguan mood atau suasana hati setelah melahirkan yang dapat  hal, terutama penerimaan terhadap bayi baru lahir. Sebagian besar dari mereka mengalami baby blues/ post partum blues,  sedangkan 10-15 % mengalami depresi post partum.
            Post partum blues adalah suatu gannguan psikologis yang ditandai dengan memuncaknya emosi pada minggu perta setelah melahirkan. Suasana hati yang paling utama adalah kebahagiaan, namun emosi penderita menjadi labil. Gejala yang muncul adalah insomnia, sering menangis, cemas, konsentrasi menurun dan mudah marah. Penderita dapat menangis beberapa jam kemudian kembali normal, lalu menangis lagi pada hari berikutnya. Kecemasan sangat menonjol pada keadaan ini akibat iu terlalu khawatir, bahkan sering kali terobsesi pada kesehatan dan kesejahteraan baynya. Ibu mungkin menganggap bayi sebagai beban baginya,  sehinga hal ini menimbulkan kecemasan dan perasaan bersalah pada diri ibu walau jarang diteui ibu yang benar-benar memusuhi bayinya, namun dapat juga sebaliknya memiliki perasaan takut berlebihan bahwa ia akan membahayakan bayinya. Meningkatnya sensitifitas pasca persalinan membutuhkan banyak sekali penyesuaian dan pembiasaan diri. Oleh karena itu, ibu harus cepat pulih kembali dari perasaan tersebut, ibu harus belajar bagaimana merawat bayi, belajar merasa puas terhadap dirinya sebagai seorang ibu. Kurangnya pengalaman/ kurangnya percaya diri dengan bayi yang baru lahir atau waktu dan tuntutan yang ekstensif akan meningkatkan sensitivitas ibu.
Penanganan:
1.      Komunikasi teraupetik untuk menciptakan hubungan baik antara bidan dan ibu
2.      Meningkatkan support mental dapat dilakukan keluarga
3.      Belajar tenang, menarik nafas panjang dan meditasi
4.      Istirahat cukup
5.      Olahraga ringan
6.      Ikhlas dan tulus dengan peran barunya
7.      Komunikasikan rasa cemas dengan suami dan kluarga
Penyebab :
1.      Perubahan hormon
2.      Stress
3.      ASI tidak keluar
4.      Rasa sakit dan kelelahan akibat proses persalinan
5.      Takut kehilangan bayi
6.      Rasa bosan ibu
7.      Kondisi bayi yang tidak sehat
8.      Sibling rivally
Gejala :
1.      Cemas tanpa sebab
2.      Menangis tanpa sebab
3.      Tidak sabar
4.      Sensitif
5.      Tidak percaya diri
6.      Mudah tersinggung
7.      Merasa kurang menyayangi bayinya

No comments:

Post a Comment